5 Daerah Penghasil Jagung Terbesar di Indonesia

Daerah Penghasil Jagung di Indonesia

Sebagai negara agraris Indonesia dikaruniai dengan tanah subur dan melimpah. Pertanian menjadi sektor yang cukup banyak menyumbang peningkatan ekonomi nasional. Selain padi, jagung merupakan salah satu komoditas tanaman yang cukup menjadi primadona para petani. Beberapa daerah di Indonesia terus mengalami peningkatan hasil jagung tiap musimnya. Berikut ini adalah 5 nama daerah penghasil jagung di Indonesia.

Inilah 5 Daftar Penghasil Jagung di Indonesia

Tuban

Tuban merupakan daerah penyumbang hasil jagung terbesar di Indonesia. Menurut catatan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur, produksi jagung per Januari hingga Maret 2019 mencapai 1 juta ton lebih dan Tuban menyumbang sebanyak 300 ton lebih. Di Tuban sendiri terdapat ladang jagung yang cukup luas sekitar 69 hektar.

Selain itu, sebanyak 6,7 juta ton jagung dalam bentuk pipilan kering di tahun 2019 dan 35,7 persen diantaranya digunakan untuk makan ternak. Data tersebut menunjukkan bahwa Jawa Timur khususnya Tuban menjadi daerah penghasil jagung tertinggi di Indonesia.


Gorontalo

Hasil jagung yang dihasilkan oleh Gorontalo selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Bahkan jumlah persediaan jagung Gorontalo sudah mencukupi persediaan dalam negeri hingga mampu diekspor ke beberapa negara seperti Filipina dan Malaysia. Peningkatan hasil jagung yang semula hanya 650 ribu meningkat hingga 1,7 juta ton jagung.

Gorontalo menyumbang sebanyak 113.000 ton jagung dan 30 persen diantaranya merupakan jagung yang diekspor. Keberhasilan Gorontalo dalam menghasilkan banyak panen jagung tersebut karena adanya campur tangan dan dukungan pemerintah Provinsi. 


Lampung

Tanah Lampung memang terkenal dengan kesuburan tanahnya yang membuat wilayah tersebut memiliki hasil pertanian yang melimpah, salah satunya adalah hasil panen jagung. Pada tahun 2018 Lampung tercatat sebagai daerah penyumbang jagung nasional sebanyak 2,58 juta ton jagung atau dengan prosentase 8,6 persen.

Tak sampai disitu, peningkatan panen jagung terus melaju dan merangkak naik sekitar 5,3 ton jagung setiap hektarnya. Kenaikan yang signifikan tersebut juga dibantu oleh pihak Kementrian Pertanian dan PBNU yang bekerja sama hingga memberikan bantuan untuk 3 ribu hektar lahan jagung sebanyak 45 ton benih.


Jawa Tengah

Daerah penghasil jagung di Indonesia berikutnya yaitu provinsi Jawa Tengah. Seakan tak mau kalah dengan provinsi tetangga, Jawa Tengah terus menggemborkan hasil panen jagung setiap musimnya. Hasil jagung di Jawa Tengah paling banyak berasal dari tiga daerah yaitu Blora, Grobogan dan Wonogiri. Pada tahun 2019 jika digabungkan luas lahan jagung dari ketiga daerah tersebut bisa mencapai 145 ribu hektar.

Jika dirincikan, Grobogan menyumbang sebanyak 2,8 persen jagung untuk kebutuhan nasional dan menyumbang sebesar 29, 3 persen untuk provisi. Sedangkan Blora yang merupakan daerah penyumbang jagung tertinggi nomor dua di provinsi Jawa Tengah memiliki lahan jagung seluas 42.00 hektar yang dipanen setiap Januari hingga Maret.


Sulawesi Selatan

Sulawesi selatan berada di urutan kedua nasional dalam daerah penghasil jagung tertinggi di Indonesia. Pertanian merupakan sektor unggulan masyarakat Sulawesi Selatan termasuk produksi jagung, terbukti dengan luasnya lahan jagung seluas 450 ribu hektar yang mampu menghasilkan 2,3 juta ton jagung. Hasil tersebut telah melebihi target yang diharapkan yaitu sebanyak 2,1 juta ton jagung saja. 


Itulah lima daftar daerah penghasil jagung di Indonesia. Setiap tahunnya sektor pertanian khususnya jagung mengalami peningkatan karena tak hanya masyarakat namun pemerintah berupaya mendukung peningkatan produksi jagung.


Daerah Penghasil Jagung di Indonesia - Treeangle

Belum ada Komentar untuk "5 Daerah Penghasil Jagung Terbesar di Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel